Friday, July 21, 2017

Ucapan Terima Kasih dalam Bahasa Jawa yang Benar

terima kasih dalam bahasa Jawa
Mengucapkan terima kasih dalam bahasa Jawa kata yang sering kita dengar dan ucapkan adalah "matur nuwun", tapi tak jarang pula ada yang mengucapnya matur suwun/matur nyuwun. Namun apakah kedua kata tersebut mempunyai makna yang sama ataukah berbeda? Sepanjang yang saya pahami, kata terima kasih dalam bahasa Jawa yang dibenarkan adalah matur nuwun. Artinya, dalam konteks menyampaikan ungkapan terimakasih kepada orang atau pihak lain dengan bahasa Jawa seharusnya diucapkan dengan matur nuwun. Lazimnya, ungkapan ini diucapkan ketika kita menerima pemberian, kebaikan atau bantuan jasa, atau sebatas perhatian atas apa yang akan atau telah kita sampaikan, jadi benar-benar bermakna terima kasih baik dari sisi bahasa maupun konteks kalimat dan rasa. 

Lalu bagaimana dengan matur suwun/matur nyuwun ada yang mengucapkan matur kesuwun? Menurut beberapa sumber, tutur kata matur suwun/matur nyuwun atau matur kesuwun sebenarnya bukan sebagai bentuk ucapan terimakasih, dan juga bukan bermakna terima kasih. Secara etimologi bahasa, matur = mengucapkan, berkata, mengucapkan maksud dan tujuan, sedangkan suwun/nyuwun =  minta, meminta, jadi matur suwun/ matur nyuwun dapat bermakna melafalkan sebuah ucapan permintaan atas sesuatu (seringkali abstrak) yang sebenarnya sudah diterima (sering kali konteksnya saling). Kata ini diucapkan dalam konteks saling pengikhlasan akan suatu perkara, sehingga berujung pada kelegaan antar pihak-pihak yang berhubungan. Dalam pemahaman saya kedua kata tersebut bisa mempunyai arti yang sama namun beda dalam pemaknaan kontek. Matur nuwun dapat diucapkan secara umum untuk mengucapkan terima kasih sedangkan matur suwun/ matur nyuwun mempunyai kontek yang khusus. Contoh dalam kehidupan sehari hari sering kali kita meminta tolong kepada tetangga atau orang lain. Dalam meminta tolong sebenarnya kita meminta sesuatu (barang), nah dalam hal ini kalo kita mau mengucapkan dengan matur nuwun boleh-boleh saja namun lebih bagus lagi kalo dengan ucapan matur suwun/ matur nyuwun. Atau contoh lainnya, dalam transaksi jual beli, seringkali ada ukuran, takaran, pembayaran, kembalian dan lain sebagainya yang tidak sesuai dengan yang seharusnya, baik disengaja maupun tidak oleh kedua belah pihak. Nah, pada akhir transaski sebagai bentuk penghalalan atau pengikhlasan perkara ini kedua belah pihak layak mengucapkan matur suwun, baru dilanjutkan dengan matur nuwun. 

Tapi yang banyak kita temui memang kedua ucapan ini dianggap sama, hanya perbedaan kebiasaan pemakainya. Ada hal penting yang harus diperhatikan dalam pemakaian keduanya : 
*.Apapun kata yang kita pakai sebagai ucapan terimakasih itu hendaknya selalu didasari keikhlasan, karena terimakasih yang tidak ikhlas akan mengarah pada pengingkaran akan nikmat Tuhan. 
*.Membiasakan menyebut istilah, nama, kalimat dengan lafal yang benar bisa jadi bukan suatu keharusan, tapi adakalanya dan mestinya selalu itu dianggap penting. 
*.Apapun pilihan kebiasaan katanya, dalam bahasa apapun, sesering apapun penyampaian ucapan terimakasih itu, mendekatkan kita pada rejeki, karena mampu menuntun kita menjadi insan yang suka bersyukur.

ADA APA DIBALIK CIUMAN?

ciuman
Ciuman, bisa jadi merupakan cara untuk mengungkapkan rasa sayang kita terhadap pasangan. Sifatnya yang personal membuat seseorang memiliki gaya dan teknik sendiri dalam berciuman.
1. Pada saat berciuman, detak jantung kita meningkat antara 70-120, sekitar 26 kalori terbakar kalori per menitnya. Bandingkan dengan aktifitas lain seperti menonton televisi atau membaca yang hanya membakar satu kalori per menitnya. Tapi jangan jadikan ciuman sebagai alternatif diet ya!

2. Apabila kedua pasangan berciuman dengan penuh perasaan akan membakar 2-3 kalori, sedangkan bagi pasangan yang melakukan French kiss bisa membakar 5 kalori.

3. Ilmu mengenai ciuman disebut dengan philematology.

4. Bibir memiliki kepekaan 200 kali lipat dibanding jari-jarimu.

5. Umumnya ketika berciuman kedua kepala pasangan berbelok ke kanan. Tapi bagi seseorang yang telah berpengalaman bisa menyelaraskan gerakan kepala dari kanan ke kiri dan mengkoordinasikan semua gerakan pada bibir, lidah, kepala pada saat yang bersamaan. Sehingga menimbukan sensasi yang dasyat.

6. Berciuman dapat mencegah kerutan di wajah, karena pada saat berciuman otot mengerakkan 29 otot di wajah sehingga dapat membuat kamu terlihat lebih awet muda.

7. Pada saat berciuman, otak kita melepaskan hormon oxytocin, vasopressin, dan neuropinephrine yang bisa menimbulkan rasa tenang dan damai.

Gaya ciuman menurut Zodiak :

1. Aries: Memiliki gaya berciuman yang cepat dan penuh dengan nafsu.

2. Taurus: Dalam berciuman biasanya sangat perlahan, tidak tergesa-gesa, tenang, penuh kemesraan dan berlangsung terus.

3. Gemini: Gemar melakukan sesuatu yang baru itu pun dilakukannya dalam melakukan ciuman. Jadi banyak kejutannya.

4. Cancer: Lembut, hangat, dan seperti tidak mau lepas.

5. Leo: memiliki gaya berciuman yang liar dan tanpa malu-malu.

6. Virgo: Gaya berciumannya yang halus, lembut, rapi, sampai-sampai sang pasangan pun bakal terkesima dibuatnya.

7. Libra: Gaya berciuman warga Libra konon kurang hangat dan gemar menghela nafas di tengah-tengah ciuman.

8. Scorpio: Orang-orang di bawah naungan Scorpio rupanya tidak terlalu suka dengan ciuman.

9. Sagitarius: Memiliki gaya berciuman yang mengejutkan, spontan, dan menggairahkan.

10. Capricorn: Ciumannya sangat romantis dan kerap menjadi obat pembunuh stress.

11. Aquarius: basah dan agak serabutan. Selain itu, pada saat ciuman berlangsung mereka umumnya cenderung membuka mata lebar-lebar.

12. Pisces: Memiliki gaya berciuman pandangan mata tajam, penuh nafsu dan gairah.


Gaya ciuman manakah yang kamu suka????

Thursday, July 13, 2017

Hati hati Menyewakan Rumah/ Mengontrakkan Rumah

rumah sewa
Sekedar berbagi pengalaman tetangga teman
*Wajib dibaca oleh tiap orang yang mengontrakkan rumahnya.*

Tetangga saya mengontrakkan rumah. Dia sendiri punya rumah kedua yang ditinggalinya.
Pengontrak menyewa selama setahun, Desember 2012 sampai Desember 2013. Tapi baru 6 bulan si penyewa sudah tidak lagi tinggal di situ. Dia menunggak iuran lingkungan Rp 250 ribu per bulan. Juga tidak membayar rekening listrik dan air sehingga aliran listrik dan air diputus. Tunggakan ini terjadi bahkan sebelum pengontrak meninggalkan rumah tanpa pemberitahuan apa pun ke pemilik.

Pemilik terus-menerus ditagih iuran lingkungan oleh pak RT. Pemilik berkali-kali menghubungi si pengontrak lewat panggilan telepon maupun SMS tapi tidak pernah berbalas.
Akhirnya, gerah dengan semua itu, pemilik akhirnya membayar semua tunggakan, kemudian mengurus listrik dan air agar tersambung kembali.

Di bulan ke sepuluh, Oktober 2013, pemilik mengontrakkan rumah tersebut ke orang lain. Beberapa barang milik pengontrak lama dikumpulkan di salah satu sudut ruang tamu. Barang-barang tersebut tidaklah sangat berharga.

Bulan ke sebelas, Nopember 2013, pengontrak lama datang lagi setelah lima bulan meninggalkan rumah. Dan dimulailah babak drama yang mengenaskan.
Pengontrak lama marah-marah ke pemilik karena berani membuka rumah tanpa ijin darinya. Kemudian mengadukan halnya ke polisi. Serentetan dakwaan didaftarkan. Dituduhkan bahwa pemilik rumah membuka rumah tanpa seijin penyewa. Ini adalah pelanggaran yang serius.
Kemudian rumah dikontrakkan lagi ke orang lain sebelum akhir masa sewa setahun habis. Ini juga pelanggaran hukum.

Tuduhan lain adalah pencurian. Pemilik dituduh mencuri A/C, lemari es, TV, home theater, dan lain-lain barang-barang rumah tangga. Padahal pemilik yakin bahwa barang-barang tersebut tidak ada di dalam rumahnya.

Pembelaan pemilik rumah bahwa dia sudah berkali-kali menghubungi pengontrak dianggap pembelaan lemah. Karena pengontrak mengatakan sudah ganti nomor telepon. Dan tidak ada kewajiban memberitahu ke pemilik. Bahkan, walaupun pengontrak tetap memakai nomor telepon yang lama, tidak ada kewajiban membalas panggilan telepon yang masuk.
Pembelaan bahwa pengontrak tidak membayar tagihan listrik, air dan iuran lingkungan juga tidak dianggap kuat. Sebab, itu bisa dibayarkan nanti oleh pengontrak sebelum rumah dikembalikan ke pemilik
*Pengontrak adalah orang yang tahu hukum, dan dia tahu di pasal-pasal mana dia bisa menekan pemilik rumah.

* Dan entah kongkalikong dengan polisi atau bagaimana, pemilik rumah merasa sangat terpojok posisinya di depan polisi. Akhirnya ditawarkan opsi damai di mana pemilik harus membayar Rp 100 juta ke pengontak dan pengontrak akan mencabut semua tuntutan. Bila tidak, pengontrak akan terus ke pengadilan dengan tuntutan pidana dan perdata. Bisa-bisa pemilik harus membayar sejumlah uang yang dituntut pengontrak (Perdata) dan juga harus mendekam di penjara (Pidana) bila tuntutan terbukti benar. Itu pun setelah melalui proses pengadilan yang panjang dan bertele-tele, menyita waktu, tenaga, dan pikiran. Pemilik rumah benar-benar tidak bisa berkutik. Akhirnya setuju untuk berdamai dengan membayar Rp 100 juta ke pengontrak.

Saya tercenung mendengar cerita ini. Merasa kasihan pada pemilik rumah yang tetangga saya. Saya juga punya rumah yang saya kontrakkan. Dan kemungkinan besar saya akan mengambil langkah yang sama bila pengontrak meninggalkan rumah saya begitu saja sebelum masa kontrak habis.

Di bawah ini menurut saya beberapa pelajaran penting dari kasus ini.

1. Hendaknya kita melek hukum. Meski profesi bermacam-macam, mempelajari hukum itu tetap wajib bagi siapapun dan apa pun profesi anda.

2. Membuka pintu rumah kita sendiri yang sudah kita kontrakkan adalah pelanggaran hukum. Kita harus minta ijin pengontrak sebelum memasuki rumah kita sendiri.

3. Mengontrakkan lagi rumah yang belum habis masa kontrak sebelumnya juga pelanggaran hukum.

4. Menghubungi berkali-kali tanpa berbalas tidaklah dianggap sebagai pembenaran atau pembelaan tindakan melanggar hukum kita.

5. Menunggak listrik, air, iuran lingkungan bukan alasan pemilik dapat menghentikan perjanjian kontrak.

6. Hendaknya bisa dibuat klausal dalam surat kontrak mengenai pemutusan perjanjian sewa rumah secara sepihak oleh pemilik dalam kasus penyewa menyeleweng.

7. Anda bisa menambahkan ‘lesson learned’ versi anda sendiri.

Demikianlah pernik-pernik kehidupan. Dan kita seharusnya belajar dari pengalaman orang lain.

Monday, July 10, 2017

Cara Mengatasi Luka Bakar Agar Tidak Melepuh

luka bakar
Simak baik-baik dan baca sampai selesai agar tidak salah dalam menangani luka bakar. Luka bakar tentu sudah tidak asing lagi bagi kita, bahkan sebagian besar mungkin pernah mengalami luka bakar. Luka bakar merupakan luka yang diakibatkan oleh panas, jadi luka bakar bukan melulu karena luka terbakar api. Seperti luka terkena air panas juga kategori luka bakar, luka bakar lainnya seperti terkena benda panas, misal kenalpot sepeda motor, besi atau benda lain yang terpapar api. Namanya juga luka bakar tentu saja rasanya panas seperti terbakar. Efek dari luka bakar dapat menimbulkan melepuh yang dapat mengakibatkan kulit terkelupas dan menimbulkan luka yang berair, selain tentu saja kulit menjadi hitam seperti terbakar. Mungkin sudah banyak cara yang anda ketahui untuk mencegah terjadinya melepus ketika terkena luka bakar seperti yang umum dilakukan orang dengan mengoleskan pasta gigi atau odol diarea yang terkena luka tadi. Kalo luka bakarnya hanya ringan pasta gigi tergolong efektif untuk meredam panas dan mencegah melepuh. Biasanya luka bakar yang dapat dicegah agar tidak melepuh dengan pasta gigi jika luka bakarnya hanya berupa kemerahan dikulit tidak sampai hitam, kalo luka bakarnya sampai menimbulkan kulit menjadi hitam maka pasta gigi tidak ampuh lagi tetap saja akan melepuh.

Namun taukah anda manfaat dari batu es/ es batu selain dijadikan untuk  membuat minuman yang segar apalagi dikala udara panas ternyata es batu juga bisa dimanfaatkan untuk mencegah terjadinya melepuh pada luka bakar. Jika tidak sampai melepuh luka bakar sebenarnya dapat cepat sembuh. Yang perlu diingat kalo akan menggunakan es batu untuk mencegah melepuh pada luka bakar adalah luka bakar yang tidak sampai kulit terkelupas, kalo kulit terkelupas maka akan memperparah luka tersebut. Lantas bagai mana menggunakan es batu untuk mencegah melepuh? Untuk mencegah melepuh es batu tidak bisa digunakan langsung/ langsung ditempelkan pada luka bakar tersebut, caranya adalah ambillah kain yang bersih kemudian taruh es batu pada kain tersebut. Bungkus es dengan kain agak tebal agar kulit tidak bersentuhan langsung dengan es dan tidak meninggalkan air pada kulit. Setelah es dibungkus kain maka tekan atau letakkan pada area yang mengalami luka bakar tadi, sebaiknya agak ditekan sedikit agar efek dingin dari es dapat dirasakan kulit. Mungkin rasanya sedikit sakit tepatnya ngilu dikarenakan rasa dingin dari es menyerap panas yang membakar kulit. Biarkan sesaat sampai tidak terasa panas lagi. Jika anda benar menerapkan teknik ini luka bakar yang dialami tidak akan melepuh, kulit tetap menempel sehingga luka tidak berair. Sebenarnya dengan cara ini saja 3-4 hari kulit yang berwarna hitam tadi akan mengelupas namun luka langsung kering. Jangan dikelupas paksa kulit yang menghitam tadi biarkan sampai mengelupas sendiri dengan begitu luka tidak menjadi basah. Kalo sudah mengelupas sendiri boleh menggoleskan obat untuk luka bakar agar lebih cepat sembuh dan pigmen kulit tidak menjadi gelap. Itu saja tips dari saya semoga bermanfaat.

Monday, May 22, 2017

Mengobati Penyakit Maag dengan Kunyit



kunyit

Kunyit dikenal sebagai bahan pelengkap makanan yang memiliki cita rasa dan warna khas. Tidak hanya digunakan sebagai bumbu dapur, masyarakat kerap memanfaatkannya untuk mengatasi berbagai kondisi kesehatan. Kunyit memiliki senyawa kimia diantaranya Zat warna kurkuminoid, sebuah senyawa diarilheptanoid sekitar 3-4% dan yang terdiri dari Curcumin, dihidrokurkumin, desmetoksikurkumin dan bisdesmetoksikurkumin. Minyak atsiri, mengandung sebanyak 2-5% yang terdiri dari seskuiterpen dan turunan fenilpropana turmeron (aril-turmeron, alpha turmeron dan beta turmeron), kurlon kurkumol, atlanton, bisabolen, seskuifellandren, zingiberin, aril kurkumen, humulen. Mineral, magnesium besi, mangan, kalsium, natrium, kalium, timbal, seng, kobalt, aluminium dan bismuth. Zat tersebut berpotensi untuk membantu proses penyembuhan pada tubuh. Tamanan kuyit sudah cukup luas dikenal oleh masyarakat sebagai obat herbal, kombinasi pengobatan dengan kunyit sudah dikenal sejak jaman dulu dan turun temurun. Banyak sekali manfaat dari tanaman berwarna orange ini, dari beberapa resep pengobatan kuno terdapat kunyit sebagai campurannya. Salah satu manfaat kunyit adalah untuk mengobati penyakit yang berkaitan dengan pencernaan, beberapa penyakit pencernaan yang dapat diobati dengan kunyit diantaranya ; tukak lambung, dispepsia atau maag, kanker usus besar dan lain sebagainya.

Mungkin di masyarakat kita masih aneh jika kunyit dicampurkan ke berbagai macam minuman. Masyarakat India tradisional mencampurkan kunyit ke berbagai macam makanan dan minuman, bahkan mereka menjadikan kunyit sebagai bumbu utama dalam masakan mereka. Lihat saja resep masakan ala India selalu tidak ketinggalan kunyit di dalamnya, bahkan minuman seperti susu pun dicampurkan kunyit di dalamnya biasa disebut susu kunyit. Selain untuk membantu menyembuhkan penyakit kunyit juga konon membantu menjaga stamina. Inilah resep kunyit sebagai bahan dasarnya untuk mengobati penyakit maag atau dispepsia. Untuk melakukan pengobatan dengan kunyit gunakan biang kunyit atau indukan kunyit yaitu kunyit pokok biasanya bentuknya paling besar dan ada cabang cabang kunyit anakan, gunakan biangnya saja. Kenapa harus menggunakan biang kunyit, apakah kunyit anakan tidak bias digunakan sebagai obat? Tentu saja kunyit anakan bias saja digunkan untuk pengobatan namun kandungan kurkuminnya masih sedikit dan kandungan airnya masih banyak, tentu kurang efektif untuk pengobatan. Baiklah ini lah resep pengobatan penyakit maag dengan menggunakan rimpang kunyit, ambil biang kunyit secukupnya, cuci bersih kemudian kupas kulitnya tipis saja. Setelah dikupas parut kunyit, setelah itu gunakan saringan untuk mengambil sarinya atau air kunyit, ambil airnya/ sari kunyit cukup satu sendok makan saja. Ingat mengambil sari kunyitnya jangan ditambahkan air pada parutan kunyit tadi. Setelah mendapatkan sari kunyit kemudian minum sari kunyit tersebut. Jika anda tidak tahan dengan rasanya boleh di tambahkan satu sendok madu murni, atau boleh juga ditambahkan gula kelapa (gula merah) sedikit saja sebagai pemanis. Minum ramuan tadi secara rutin 2x sehari, pagi dan sore. Menurut pengalaman saya setelah mengkonsumsi selama satu minggu berturut-turut penyakit maag yang dulu sering kambuh sekarang tidak pernah kambuh lagi. Setelah 1 minggu ada baiknya tetap mengkonsumsi ramuan kunyit tadi namun cukup 1x sehari. Sampai sekarang saya masih sering mengkonsumsi kunyit walapun sudah tidak sesering dulu lagi, sekarang saya mengkonsumsi 2 atau 3 hari sekali, Alhamdulillah penyakit maag saya tidak pernah kambuh lagi.

Syarat dan Cara Membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)

Surat Keterangan Catatan Kepolisian
Kali ini saya akan memposting bagaimana cara dan prosedur membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau biasa disebut Surat keterangan kelakuan baik. Sebenarnya syarat dan prosedurnya cukup mudah namun terkadang banyak yang merasa kesulitan juga. Syarat/ Prosedur dan Cara Membuat atau Mengurus SKCK  merupakan salah satu hal penting yang perlu kita ketahui. SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) atau sering juga disebut dengan surat kelakukan baik merupakan salah satu syarat yang harus dimiliki untuk keperluan berbagai macam hal. Beberapa hal yang memerlukan SKCK seperti melamar pekerjaan, melamar menjadi CPNS, melakukan registrasi sekolah/ kuliah dsb. Ada dua macam SKCK berdasarkan peruntukannya, ada SKCK yang cukup dikeluarkan oleh Polsek yang disebut SKCK Kondisional dan ada SKCK yang di keluarkan oleh Polres. Apa perbedaan antara SKCK keluaran Polsek dan Polres? SKCK keluaran Polsek disebut SKCK Kondisional, SKCK ini hanya berlaku untuk melengkapi surat kuning/ surat melamar pekerjaan, SKCK kondisional juga belum dilengkapi dengan rumus sidik jari, sedangkan SKCK keluaran Polres sudah dilengkapi rumus sidik jari dan biasanya digunakan untuk melamar menjadi CPNS, mendaftar Polri, TNI , melakukan registrasi sekolah/ kuliah dsb.

Dimanakah Saya Dapat Membuat dan Memperoleh SKCK atau Surat Kelakuan Baik?
Untuk memperoleh SKCK ini anda perlu melalui beberapa tahap, SKCK ada yang didapat cukup sampai dengan Polsek dan ada yang di dapat sampai dengan Polres, tergantung untuk apa SKCK itu akan digunaka. Tentunya membuat SKCK harus di Polsek/ Polres setempat.

Bagaimana Prosedur atau Langkah Dalam Membuat SKCK?

1. Mengurus surat pengantar pembuatan SKCK di RT/RW
Untuk prosedur ini anda hanya perlu mendatangi RT/RW tempat anda tinggal dan menyatakan kepada pengurus RT/RW bahwa anda ingin membuat SKCK, dalam tahap ini tidak ada syarat seperti KTP dsb yang diperlukan.

2. Mengurus surat pengantar pembuatan SKCK di Kelurahan
Setelah mengurus surat pengantar di RT/RW kemudian anda perlu mengurus surat pengantar di kelurahan tempat anda tinggal. Caranya yaitu memberikan surat pengantar dari RT/RW ke pengurus kelurahan kemudian ditambah satu syarat yaitu Fotokopi KTP milik anda.

3. Mengurus surat pengantar pembuatan SKCK di Kecamatan
Di tahap kecamatan anda juga perlu memberikan surat pengantar dari kelurahan ke pengurus kantor kecamatan, kemudian memberikan syarat sebagai berikut:

- Fotocopy KTP = 1 Lembar
- Fotocopy KK (Kartu Keluarga)= 1 lembar
- Fotocopy Akta Kelahiran = 1 Lembar
- Pas Foto Warna berukuran 4x6 = 1 Lembar

4. Mengurus surat pengantar pembuatan SKCK di POLSEK (Membuat SKCK Kondisional)
Pada tahap ini anda akan membuat SKCK Kondisional yang dapat anda peroleh dengan mengurusnya di kepolisian sektor terdekat di kecamatan anda kemudian menyerahkan persyaratan sebagai berikut:

- Surat Pengantar pembuatan SKCK dari kecamatan
- Fotocopy KTP = 2 Lembar
- Pas Foto Warna berukuran 4x6 = 6 Lembar
- Blanko SKCK yang dapat diperoleh dan diisi di polsek tersebut

5. Mengurus SKCK/ Surat Kelakuan Baik di Polres Kota Anda
Dalam tahap terkahir ini, dimana anda akan membuat dan mendapatkan SKCK anda, hal yang perlu dilakukan yaitu melengkapi syarat berikutr untuk memberikannya kepada petugas polres tersebut.

- Surat Pengantar dari kecamatan
- Fotocopy KTP = 2 Lembar
- Fotocopy Akta Kelahiran = 1 Lembar
- Pas Foto Warna berukuran 4x6 = 6 Lembar
- Blanko SKCK yang dapat diperoleh dan diisi di polsek tadi
- Map untuk berkas pembuatan SKCK berwarna kuning (biasanya terdapat di koperasi polres)

Hal – hal yang saya sampaikan diatas merupakan persyaratan dasar yang biasanya digunakan disetiap daerah dalam hal pengurusan pembuatan SKCK atau surat kelakuan baik dari kepolisian ini. Akan tetapi hal tersebut dapat saja berbeda di daerah tertentu, oleh karena itu usahakan untuk mempersiapkan dokumen atau persyaratan yang lebih dari yang saya terterakan diatas serta jangan malu untuk bertanya di Polsek terdekat untuk informasi lebih lanjut mengenai Syarat dan Cara Membuat / Mengurus SKCK ini.

Catatan : Dalam mengurus SKCK semuanya gratis alias tanpa biaya, SKCK harus diurus sendiri oleh si pemohon. Demikan cara mendapatkan SKCK semoga bermanfaat.

Sunday, May 21, 2017

Menentuhan Hari Selamatan Meninggal Adat Jawa Berdasarkan Weton



Dalam tradisi Jawa ketika orang meninggal maka keluarga yang ditinggalkan akan melakukan selamatan mulai hari meninggalnya (ngeblak), nelung dina (tiga harinya), mitung dina (tujuh harinya), matang puluh dina (empat puluh harinya), nyatus dina (seratus harinya), mendhak sepisan (setahun meninggalnya), mendhak pindo (dua tahun meninggalnya), nyewu (seribu hari meninggalnya). Dalam menentukan hari dan tanggalnya kelihatan mudah kalo masih nyatus dina namun setelah selamatan mendhak sampai dengan nyewu tentu bukan hal yang mudah, dalam tradisi jawa ada perhitungan hari dan pasaran atau biasa disebut weton. Berdasarkan weton inilah orang Jawa melakukan perhitungan selamatan, ada rumus-rumus yang dipakai agar menentukan hari dan tanggalnya menjadi mudah. Baiklah mari kita sama-sama belajar melakukan perhitungannya, ya itung-itung nguri-nguri atau melestarikan tradisi.

Sebelum penghitungan hari dimulai, perhatikan dulu 2 tabel hari di bawah ini yang merupakan tabel hari dan pasaran serta rumus untuk perhitungan hari selamatannya :

rumus weton
Sekarang ambil satu kasus, orang yang meninggal pada hari Selasa tanggal 15 Desember 2015 pada jam 18.10 (Maghrib). Karena pada jam 18.10 matahari sudah terbenam, maka hari kematiannya terhitung jatuh pada hari Rabu Wage. Karena menurut perhitungan hari adat Jawa, pergantian hari terjadi pada saat matahari terbenam.

Pertama kita tentukan dulu hari selamatannya menggunakan rumus yang di atas. Untuk contoh kasus di atas, bisa dilihat contoh perhitungannya pada tabel di bawah ini :

tabel rumus weton
Kalo merasa ribet dengan hitungan di atas, bisa juga menggunakan tabel di bawah ini. Gampang banget kok caranya, tinggal cari hari dan pasarannya di kolom "Meninggal" selanjutnya catat hari selamatannya yang sebaris dengan hari dan pasaran meninggalnya. Sekali lagi yang perlu diingat adalah pergantian hari dalam adat Jawa adalah saat terbenamnya matahari (Maghrib / Surup), kalo sudah Maghrib berarti sudah ganti hari.
tabel weton selamatan meninggal
Hari dan pasaran udah dapet, tinggal nentuin tanggal masehinya biar gampang bikin catetannya hari dan pasaran selamatannya dulu. 
Contoh kasusnya masih sama, meninggal pada hari Selasa tanggal 15 Desember 2015 pada jam 18.10 (Maghrib). Karena pada jam 18.10 matahari sudah terbenam, maka hari kematiannya terhitung (Jawa) jatuh pada hari Rabu Wage 16 Desember 2015. Untuk menentukan tanggal masehinya bisa dipake rumus di bawah ini : 
tabel rumus
Untuk 40, 100, dan 1000 hari pake salah satu rumus yang ada. Yang penting hasil penjumlahan tanggalnya gak membuat bulan meninggalnya berubah, setelah itu baru pake rumus bulannya. Contohnya perhitungan untuk kasus di atas bisa dilihat pada tabel di bawah ini :
rumus tanngal selamatan
Nah, perhitungan hari dan tanggal selamatan orang meninggal udah selesai dan tinggal di rangkum hasilnya.

hasil perhitungan
Selesai sudah perhitungan hari selamatanya, tinggal di print dan di berikan ke saudara saudara  agar bisa saling ngingatkan. O iya, berhubung ada perbedaan antara kalender Masehi dan kalender Jawa, kadang hasilnya kurang pas antara hari dan pasaran dengan tanggal Masehinya. Jadi ada baiknya di cek lagi tanggal Masehinya apakah udah pas dengan hari dan pasarannya apa belum. Yang perlu menjadi pegangan adalah wetonnya, apabila ada selisih hari dengan tanggalan masehi maka gunakan perhitungan weton sedangkan tanggal Masehinya menyesuaikan.